10 in 1 Mauritius

Sampai juga amplop gendut dari Mauritius. Gak pernah tau keeksisan negara ini sampai beberapa tahun lalu si Teteh liburan kesana (gitu tuh enaknya kalo kerja di luar negeri *garuk tanah*). Dari cerita kakak gw, awan di Mauritius itu terlihat dekaaaaaat sekali jaraknya. Kalo di Jakarta kan awan keliatannya tinggi gitu ya. Inget burung Dodo? Burung ini adalah binatang khas dari Mauritius. Sayang sekali ya udah punah. Samar-samar gw inget sih dulu ada kartun Dodo di tivi. Anak jaman sekarang tau gak ya Burung Dodo?Mulai saat ini rasanya kita harus menaruh perhatian pada binatang di sekitar kita, siapa tahu beberapa puluh tahun lagi akan punah. Kalo gak punah, ya langka. Cuma eksis di Indonesia gitu ceritanya.Contohnya, kucing. Di Jakarta, kucing berkeliaran dimana-mana. Pas gw ke Bali, sejauh mata memandang, hanya ada guguk. Gw rindu kucing. Waktu seorang teman dari Jepang datang ke Depok, dia sangat bersemangat melihat kucing yang eksis di berbagai tempat. Kayaknya di Jepang, (Tokyo sih) kucing liar itu jarang banget ditemui. Di Muscat pun gw rindu bunyi ayam yang berkotek-kotek tiap pagi. Yang sering didengar sih bunyi burung gagak. Koak koak koak koak~ Kucing liar pun jaraaaang banget terlihat di Muscat. Semut pun gak ada (mungkin karena lagi winter saat itu). Tapi pernah secara ajaib ada jangkrik nyasar ke rumah. Yang kedengeran cuma bunyinya aja. Dasar nasib, gw gak ketemu unta dari jarak deket. Cuma ngeliat siluetnya aja pas lewatin gurun pasir. Nyehhh.

Iklan
Dengan kaitkata , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: