Romansa Kapel Antonius, Sinderen

Dilihat dari depan sih gereja kecil De Antonius Kapel ini biasa-biasa saja. Setelah bertapa pada mbah Gugel, ternyata terlihat romantis juga.  Kebayang aja betapa oenyoe nikah di tempat yang simpel, privat, dengan dihadiri orang-orang terdekat saja.

Melihat bentuknya yang imut, jadi inget sama sebuah mushola di perkampungan Oman. Kecil, misterius, dan membingungkan. Kenapa bingung? Soalnya gak kaya di Indonesia, tempat solat perempuan dan laki-laki itu terpisah. Nah, si mushola ini ga ada tempat perempuannya, jadi gw cuek aja deh ngikut solat di tempat cowo (untung sepi). Kebayang kalo kita tinggal di sebuah kampung yang penduduknya sedikit. Cukup satu masjid kecil dan semua orang datang kesana. Ikrib banget aja gitu ngumpul di satu tempat untuk berdoa bareng. Menurut gw De Antonius Kapel ini kesannya seperti itu.

Nilai tambah dari kartu pos ini adalah tulisan tangannya yang super lucu. Tak lupa stiker khas Tuxedo Bertopeng: Mawar. Aihh, pengen dikasih mawar yang dirangkai dari lembaran uang 100rebu. Selain itu, dua perangko yang tipenya pop banget. Walau gw bilang kartu pos bergambar gereja itu hukumnya makruh (I’ve got too many), kartu pos De Antonius Kapel ini merupakan perkecualian. Like it 🙂

Iklan
Dengan kaitkata , ,

4 thoughts on “Romansa Kapel Antonius, Sinderen

  1. Haloo… Bolehkah bertanya?
    Kalo di postcrossing itu hukumnya –gara-gara baca kata ‘hukumnya’, hehehe..– wajib membalas ke yang ngirimin kita atau enggak sih? Sejauh ini sepemahamanku enggak, tapi masih ragu. Makanya masih menahan diri untuk gabung..

    Makasih sharingnya, Nanien..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: