Category Archives: Swap

Kaktus-Televisi dari Jerman

Iklan
Dengan kaitkata , ,

Amigurumi Made in Surabaya

Beberapa hari yang lalu dapet U2U (semacam private message di Postcrossing) dari Dee di Surabaya yang ngajak swap kartu pos Jekardah. Pas liat-liat blog swap Dee, ada banyak kartu yang menarik hati. Sayangnya kartu bergambar kota Jakarta milik gw cuma dua biji, huks. Jadinya cuma swap gambar nenek-nenek mijit pake minyak tawon dan orang yang sedang membatik. Gw suka aja sama gambar sephia kehidupan Indonesia jaman dahulu. Eksotis gimanaaaa gitu.

Oiya, Dee yang kayanya baru kena virus Postcrossing ini mengirim dengan semangat 45. Malemnya deal swap, esoknya udah dikirim. Pake JNE! Plus bonus Amigurumi buatan sendiri dan amplop mini yang imut! Berasa abis belanja toko online yang kualitasnya penuh cendol kaskus deh, hari ini pesan, esok sudah sampai di rumah dengan memuaskan 😀

Terima kasih, Dee 🙂

Dengan kaitkata , , , , , , ,

Burj al-Arab, Dubai

Beberapa bulan lalu Matthias cerita kalo dia mau jalan-jalan ke Uni Emirat Arab. Seperti biasa, dia selalu mengirimkan bukti berupa kartu pos tiap dia berkelana ke berbagai negara. Aaaah pengen juga nyobain jalan-jalan naik unta di pantai Arab terus bobonya di hotel Burj al-Arab yang harganya jauh beda sama hostel kelas melati.

Kalo lo googling foto-foto Burj al-Arab, hampir bisa dipastikan semua fotonya diambil dari angle yang sama, yaitu dari tepi pantai. Mirip sama ABG yang foto dengan pose seragam, nunduk, bibir sedikit dimajukan, alis diangkat. Burj al-Arab juga diambil dari sisi kiri-kanan sudut pandang pantai. Kenapa gak difoto dari arah laut? Karena eh karena…. jreng jreng jreng…. struktur bangunan Burj al-Arab dari arah laut membentuk salib raksasa! Cukup lucu kan ada hotel arab dengan hiasan salib terbesar di dunia. Makanya, icon Dubai ini tidak mau difoto dari arah laut. Ntar ketauan aibnya. Katanya sih kecolongan sama ulah si arsitek.

Terlepas dari kontroversi salib di Burj al-Arab, bentuk bangunan di Dubai memang aneh-aneh semua. Gedung berbentuk aneh yang pernah gw lihat adalah bentuk lingkaran gitu. Kaya tempat minum kita jaman dulu itu loooh yang depannya lingkaran tapi sampingnya ramping. Para arsitek yang ingin berkreasi sesuka hati mungkin bisa coba cari proyek di Dubai.

Wah, Matthias juga pengen naik ke menara Burj Khalifa ya. Hiks hiks sayang sekali untuk turis kere macam saya, duit ratusan ribu lebih baik disimpan untuk oleh-oleh daripada sekedar melihat pemandangan dari menara yang super tinggi. Sebelum sanggup ke Dubai lagi (dan beli tiket naik Burj Khalifa), melihat pemandangan dari atas Monas juga sudah cukup 😀

Dengan kaitkata ,